Intermittent fasting (IF) menjadi salah satu metode Asupan Minuman yang populer Untuk menurunkan berat badan. Akan Tetapi, perempuan Di sindrom ovarium polikistik yang Di ini dikenal sebagai PCOS perlu memperhatikan pola Asupan Minuman yang dipilih agar tidak berdampak Ke kesehatannya.
Ahli Kebugaran spesialis gizi klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa tidak semua orang cocok menjalani intermittent fasting. Perempuan Di PCOS perlu Merencanakan kebiasaan makan, Pengalaman Hidup menjalani IF, hingga respons tubuh Di menerapkan pola Asupan Minuman tersebut.
Perempuan Di PCOS Perlu Memperhatikan Respons Tubuh
dr Yaze menjelaskan, keputusan Untuk menjalani intermittent fasting perlu disesuaikan Di Situasi masing-masing. Hal ini termasuk Untuk perempuan Di PCOS yang ingin menurunkan berat badan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahli Kebugaran perlu mengetahui apakah pasien sudah pernah mencoba IF, bagaimana kebiasaan makannya Di ini, serta bagaimana respons tubuh ketika menjalani pola makan tersebut.
Pengalaman Hidup Di menjalani IF juga perlu diperhatikan. Apabila berat badan tidak Merasakan penurunan atau justru muncul keluhan Di menjalani pola Asupan Minuman, pendekatan tersebut perlu dievaluasi.
“Kalau kamu PCOS, nah ini juga harus tetap harus kayak aku harus ngobrol nih sama kamu kebiasaan makanmu, terbiasa atau enggak sama IF, udah pernah coba IF, terus apa nih respons tubuh kamu Sesudah IF?” ujar dr Yaze Untuk Tayangan Langsung TikTok detikHealth, Kamis (15/10/2026).
Ia mengingatkan agar Gaya Asupan Minuman yang Untuk populer tidak dijadikan alasan Untuk memaksakan diri menjalani pola makan tertentu. Setiap orang Memiliki Situasi dan respons tubuh yang berbeda Supaya pendekatan Asupan Minuman perlu disesuaikan Di kebutuhan masing-masing.
Jangan Sampai Berat Badan Turun Drastis
Perempuan Di PCOS juga perlu berhati-hati Untuk menentukan target penurunan berat badan. Situasi ini berkaitan Di gangguan hormonal yang dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur atau Justru menstruasi tidak terjadi Untuk waktu tertentu.
Pembatasan asupan energi secara berlebihan dan penurunan berat badan yang terlalu cepat Berpeluang mengganggu Kesejaganan hormon reproduksi. Dampaknya, gangguan siklus menstruasi yang sudah dialami dapat menjadi Lebih kompleks.
Ahli Kebugaran spesialis obstetri dan ginekologi Di Alpha IVF Jakarta, dr Febriyan Nicolas K, SpOG, M.Kes, FESICOG, FEIICOG, menjelaskan bahwa perubahan berat badan secara drastis, baik penurunan maupun kenaikan, dapat memengaruhi kesuburan.
“Penurunan berat badan drastis, kenaikan berat badan drastis, itu dua-duanya bisa memengaruhi kesuburan. Dari Sebab Itu kalau dietnya terlalu ketat, nutrisinya kurang, itu juga mengganggu siklus haid. Akhirnya nanti sama, kesuburan juga terganggu,” jelas dr Nico Pada ditemui detikcom Ke sela sesi detikSore, Selasa (13/10/2026).
Sebab itu, Asupan Minuman sebaiknya dilakukan secara bertahap Di tetap memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi. Penurunan berat badan tidak perlu dikejar Lewat pembatasan asupan makan yang ekstrem atau memperpanjang waktu puasa tanpa Merencanakan Situasi tubuh.
Penanganan PCOS menekankan pentingnya pola Kebugaran Yangbaik yang disesuaikan Di kebutuhan individu. Ke perempuan Di berat badan berlebih, pengelolaan berat badan dapat Menyediakan manfaat Keadaan. Akan Tetapi, pendekatannya tetap perlu Merencanakan kebutuhan energi, Olah Raga, serta Situasi metabolisme masing-masing.
Untuk perempuan Di PCOS yang ingin menurunkan berat badan, pemilihan metode Asupan Minuman sebaiknya tidak hanya mengikuti Gaya. Pola makan yang sesuai kebutuhan, kecukupan asupan gizi, Olah Raga, serta perubahan Life Style yang dapat dipertahankan Untuk jangka panjang perlu menjadi pertimbangan.
Istilah PCOS sendiri kini telah resmi diperbarui menjadi polyendocrine metabolic ovarian syndrome (PMOS). Nama Terbaru ini menggambarkan Situasi tersebut secara lebih menyeluruh Sebab melibatkan aspek hormonal, metabolisme, dan fungsi reproduksi.
Jika ingin mencoba IF, perempuan Di PCOS dapat berkonsultasi terlebih dahulu Di Ahli Kebugaran gizi atau ahli gizi Untuk menilai kesesuaiannya Di Situasi masing-masing.
Halaman 2 Di 2
(mal/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Punya PCOS Mau Coba Intermittent Fasting? Begini Saran Ahli Kebugaran











