Jakarta –
Hingga Jerman, tepatnya Hingga Kota Munich terdapat salah satu Perayaan Seni rakyat dan bir terbesar Hingga dunia, namanya Oktoberfest.
Tahun ini Perayaan Seni tersebut diselenggarakan Ke tanggal 19 September hingga 4 Oktober. Dan tahun ini kunjungan wisatawan yang datang Hingga Perayaan Seni tersebut memecahkan Pencapaian, 7,4 juta orang.
Bersama jumlah originasi wisatawan mancanegara yang berkunjung berasal Di Amerika Serikat, Italia, dan yang terbanyak berasal Di Austria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Forbes, Selasa (6/10/2026) Untuk Oktoberfest 2026, lama Perayaan Seni diperpanjang agar bertepatan Bersama libur nasional memperingati Hari Persatuan Jerman Ke 3 Oktober. Supaya total hari penyelenggaraan Oktober 2026 menjadi 16 hari.
Menurut Duta Besar Jerman Untuk Indonesia, Ralf Beste, menjelaskan bahwa Oktoberfest menjadi ajang tahunan yang ditunggu-tunggu Bersama wisatawan dunia. Terlebih Untuk para pecinta bir, Perayaan Seni ini diibaratkan seperti ‘surga’.
“Oktoberfest memang merupakan Perayaan Seni rakyat terbesar Hingga dunia, Hingga mana orang-orang datang Di berbagai penjuru dunia khusus Untuk Peristiwa ini. Bersama lebih Di tujuh juta pengunjung, jumlahnya Justru melampaui karnaval Hingga Rio (Brazil),” jelasnya kepada detikTravel, Senin (5/10/2026).
|
Duta Besar Jerman Untuk Indonesia Ralf Beste dan Menko Perekonomian Airlangga Hartanto Pada memperingati Hari Persatuan Jerman Hingga Hotel Kempinski Jakarta, Jumat (2/10). (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)
|
Ia menjelaskan bir yang disajikan Hingga Perayaan Seni itu juga merupakan bir khas Di Kota Munich seperti Augustiner, Paulaner, Hofbrau, Lowenbrau, dan Spaten. Bersama karenanya, Oktoberfest ini begitu ditunggu Bersama wisatawan dunia Untuk menikmati bir-bir tersebut.
“Lebih Di itu, setiap kali saya pergi Hingga sana, secara pribadi saya menikmati suasana yang santai. Orang-orang yang tak saling mengenal dapat Bersama mudah membaur dan bersenang-senang,” ungkapnya.
Dubes Beste juga menyebutkan sekarang ini Oktoberfest tidak hanya menyediakan minuman bir, Karena Itu Untuk wisatawan yang tidak meminum bir masih bisa menikmati Perayaan Seni tersebut.
“Dan Anda tidak harus minum bir Untuk bersenang-senang, Pada ini Lebih banyak orang yang memesan sparkling water atau bit tanpa alkohol,” jelas Dubes Beste.
Tak hanya Oktoberfest, Dubes Beste memberitahu jika ada beberapa Perayaan Seni Memikat lainnya Hingga Jerman Untuk dinikmati Bersama wisatawan.
“Ada Perayaan Seni besar lainnya yang dapat dikunjungai seperti Rhine Kirmes Hingga Dusseldorf atau Cannstatter Wasen Hingga Stuttgart,” katanya.
(upd/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Dubes Jerman Ungkap Daya Tarik Oktoberfest yang Bikin Turis Penasaran











