loading…
Wacana penyelenggaraan Pentas Musik Andrea Bocelli Hingga JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, 3 November 2026 menuai Penilaian, salah satunya Bersama Ketua Umum PA 212 Ahmad Shabri Lubis. Foto: IG Andrea Bocelli
Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), Di 2010 Bocelli Berpartisipasi Untuk Peristiwa penggalangan donasi Untuk tentara Israel Defense Forces (IDF). Kehadiran pihak yang dinilai mendukung tindakan genosida dan penjajahan, mencederai nilai-nilai konstitusi, serta semangat antipenjajahan yang dijunjung tinggi Dari bangsa Indonesia.
Baca juga: Tolak Pentas Musik Andrea Bocelli, Elemen Kelompok Sipil Siapkan Pentas Musik Besar Untuk Palestina
“Dari Sebab Itu, kita ini sekarang sudah jelas orang Indonesia ini anti-penjajahan, anti-Israel. Terus dihadirkan orang-orang yang pendukung Pada genosida, pendukung Pada penjajahan. Ini kan namanya memprovokasi kita,” ujar Ahmad Shabri Hingga Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026).
Pembiaran Pada Pentas Musik Bocelli Berpotensi Untuk memicu provokasi serta mengadu domba Antara Kelompok Bersama pemerintah. Pihaknya mendesak Pemprov DKI Jakarta maupun pusat lebih peka Pada aspirasi publik dan pandangan keagamaan yang telah dikeluarkan MUI.
“Ini masalah kehormatan dan kedaulatan bangsa. Kalau Kelompok Indonesia tidak terima, tentu ada desakan kuat agar kegiatan tersebut dibatalkan,” tegas Shabri.
Dia juga Berkata tidak menutup kemungkinan adanya Aksi Massa pergerakan massa turun Hingga jalan apabila pemerintah tetap membiarkan Pentas Musik tersebut berlangsung Hingga Jakarta.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Penilaian Pentas Musik Andrea Bocelli Hingga Jakarta, Ketum Alumni 212: Jangan Hadirkan Pendukung Genosida











