loading…
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani kerja sama Penanaman Modal Rp3,74 triliun mencakup pembangunan delapan tower Rumah susun ASN senilai Rp2,629 triliun serta lima proyek swasta. Foto/Dok
Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) tersebut menjadi Pada Di upaya pemerintah mempercepat pembangunan ekosistem perkotaan Di Nusantara Di melibatkan badan usaha, tidak hanya mengandalkan Dana Pendapatan dan Belanja Negeri (APBN).
Kepala Otorita IKN , Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Nusantara didukung berbagai skema pembiayaan, mulai Di kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), Penanaman Modal swasta, hingga hibah. “Hari ini kita membuktikan bahwa pembangunan IKN tidak hanya dibiayai Di APBN. Hari ini juga ada dua KPBU dan lima Penanaman Modal swasta yang segera Berencana dimulai pembangunannya,” ujar Basuki Untuk keterangan resminya.
Baca Juga: Nindya Karya Garap Hunian ASN Di IKN, Proyek KPBU Bangun 8 Tower
Di total Penanaman Modal yang diteken, proyek Rumah susun ASN menjadi penyumbang terbesar. Proyek yang diprakarsai PT Nindya Karya bersama PT Nindya Estate Management itu mencakup pembangunan delapan tower Di total 288 unit Rumah susun Di Daerah Pendesainan (WP) 1A, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Proyek tersebut berdiri Di atas lahan seluas 6,84 hektare Di nilai Penanaman Modal Rp2,629 triliun. Setiap unit Rumah susun dirancang Memperoleh luas 190 meter persegi. Baca Juga: IKN Dikepung Karhutla, Bagaimana Situasi Kawasan Inti Pemerintahan?
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: IKN Kantongi Penanaman Modal Rp3,74 Triliun, Swasta Garap Hunian dan Kawasan Komersial









