loading…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Ke perdagangan Jumat (16/10/2026) dibuka terjun bebas Hingga level 5.393,92 usai turun 469,86 Nilai atau 8,01%. Foto/Dok
Ke pembukaan IHSG , total volume perdagangan tercatat 53,6 juta lot Di nilai transaksi Rp922,33 miliar. Sentimen yang membayangi penurunan IHSG Ke antaranya pengumuman terbaru MSCI, Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa AS hingga Pertempuran.
Sentimen negatif turut diperparah Di ancaman penurunan bobot saham Indonesia Di indeks acuan Dunia. Investor mencermati Ketahanan reformasi bursa dan maraknya suspensi perdagangan saham yang Berpotensi Sebagai memicu arus modal Asing keluar.
Baca Juga: IHSG Sore Ini Ditutup Ambruk 1,33%, Lebihterus Menjauh Di Level 6.000
“Pasar saham Indonesia Berjuang Di tekanan besar menjelang evaluasi Morgan Stanley Capital International Ke November 2026, menyusul estimasi bobot domestik Di MSCI Emerging Markets yang hanya tersisa Disekitar 0,43 persen Ke akhir September. Keputusan lembaga tersebut nantinya sangat bergantung Ke bukti bahwa reformasi Bursa Efek berjalan efektif Sebagai mencegah risiko penurunan klasifikasi pasar,” jelas Pengamat Ekonomi, Kurs Matauang & Produk Internasional Ibrahim Assuaibi Di analisisnya, Jumat (16/10/2026).
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: IHSG Dibuka Ambruk 8% Hingga 5.393, Bursa Langsung Trading Halt











